LET GO setiap cerita punya ruang sendiri di dalam hati

Posted by dell4 on Feb 2, 2010 in Books |
trsKau tahu apa artinya kehilangan? Yakinlah, kau tak akan pernah benar-benar tahu sampai kau sendiri mengalaminya.

Raka tidak pernah peduli pendapat orang lain, selama ia merasa benar, dia akan melakukannya. Hingga, suatu hari, mau tidak mau, ia harus berteman dengan Nathan, Nadya, dan Sarah. Tiga orang dengan sifat berbeda, yang terpaksa bersama untuk mengurus mading sekolah.

Nathan, si pintar yang selalu bersikap sinis. Nadya, ketua kelas yang tak pernah meminta bantuan orang lain, dan Sarah, cewek pemalu yang membuat Raka selalu ingin membantunya.

Lagi-lagi, Raka terjebak dalam urusan orang lain, yang membuatnya belajar banyak tentang sesuatu yang selama ini ia takuti, kehilangan.

begitulah sinopsis dari novel berjudul “LET GO” ini . karangan Windhy Puspitadewi . saya mendapatkan novel ini dari kakak saya ketika liburan UAS kemarin . saya pengen banget baca novel ini soalnya dari sinopsisnya ajah udah menarik buat saya, eh ternyata di beliin deh . hehe . gag butuh waktu lama buat saya baca novel ini, soalnya gag tebel . saya beli tgl 30 Januari .  besoknya udah slesai .

novel ini menarik banget . ada lucu dan sedihnya . banyak banget hikmah yang bisa kita ambil dari novel ini .  novel ini juga mengulas tentang musik dan film . lumayan kan menambah pengetahuan di bidang itu . selain itu juga banyak kata-kata bagus yang saya suka, seperti :

ketika wanita menangis, itu bukan berarti dia sedang mengeluarkan senjata terampuhnya

melainkan justru berarti dia sedang mengeluarkan senjata terakhirnya

ketika wanita menangis, itu bukan berarti dia tidak berusaha menahannya

melainkan karena pertahanannya sudah tak mampu lagi membendung air matanya

ketika wanita menangis, itu bukan karena dia ingin terlihat lemah

melainkan karena dia sudah tidak sanggup berpura pura kuat

dan masih banyak kata-kata bagus lainya dalam dialog di novel ini .

saya paling suka sama dialog Raka yang bilang gini :

“Jangan ngasih seseorang harapan cuma buat menghempaskannya.”

kenapa saya suka? karena kata-kata itu saya banget . pengalaman pahit dan itu terjadi 2 kali . hoho . ya sudah tinggalkan saja . masalah privacy . gag penting juga . jadikan pelajaran aja supaya gag terulang untuk yang ke 3 kalinya . hehe . saya gag bisa memaparkan lebih detail bagaimana isi dari novel ini . yang jelas silakan kalian baca, di jamin gag akan nyesel beli novel ini . apalagi membacanya . karena dari membaca, pengetahuan kita akan bertambah . gag usah muluk baca buku yang berat-berat . novel teenlit seperti ini juga menambah pengetahuan, menghibur juga . bahkan dapat memotivasi diri kita untuk ikut jadi penulis . seperti saya . hehe . mungkin saat ini saya membeli novel . entah untuk waktu kapan yang tidak bisa dipastikan, saya yang akan menjual novel . haha . amin ! :D



6 Comments

jee
Feb 3, 2010 at 6:45 pm

kalau kata teman saya sih gini
“mulai deh! meroket bersama, sisanya dibuang entah kemana” :) hehe well jangan bermain api kalau tidak mau terbakar, :D

nice novel tuh :D


 
dell4
Feb 3, 2010 at 7:31 pm

haha .
lucu juga tuh kata temen kamu .
he eh ! bener banget, itu dia bodohnya aku . suka bermain api . haha . :D


 
jee
Feb 3, 2010 at 7:50 pm

hahaha :) tapi seru kan main api hahaha :)
sebenarnya itu kata-kata ditambahin bumbu aja biar lebih dramatis :D


 
selvibetharia
Feb 3, 2010 at 8:34 pm

siippp…


 
jee
Feb 3, 2010 at 11:53 pm

wew, udah ada badge facebooknya :D selamat yah :D hahaha nice


 
Review: Let Go « Scribo Ergo Sum
Feb 4, 2010 at 10:59 pm

[...] for you….” mery89 : “Dalemnya novel ini bikin aq nangis pas baca….“ dell4 : “Saya pengen banget baca novel [...]


 

Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image

Copyright © 2010 Dela Belani All rights reserved. Theme by Laptop Geek.